Skip to main content

Aturan dasar sebelum melakukan Flashing (Fastboot) di Xiaomi dan Redmi

Hal yang harus diperhatikan sebelum memulai Fastboot Xiaomi dan Redmi, Hal yang diperhatikan sebelum melakukan Flash di Xiaomi dan Redmi, Pengetahuan dasar sebelum Flash atau Fastboot Xiaomi dan Redmi

Semua smartphone Xiaomi saat ini memang di bekali dengan kemampuan Flash ulang atau kerap di sebut Fastboot secara defaultnya, namun, seperti yang kalian ketahui untuk bisa menggunakan fungsi Fastboot ini, device Xiaomi haruslah dalam kondisi Unlock Bootloader.

Tetapi pada faktanya selain pentingnya Unlock Bootloader tersebut, ternyata ada beberapa hal penting lainnya yang mesti kalian ketahui, sebelum kalian memulai metode Fastboot tersebut.


Pengetahuan dasar sebelum memulai Fastboot di Xiaomi dan Redmi (Semua Tipe)


Untuk informasi tambahan beberapa syarat di bawah ini wajib hukumnya untuk kalian ikuti, karena beberapa syarat di sebutkan di bawah ini merupakan sebuah keharusan yang nantinya akan berimbas pada ke suksesan kalian dalam melakukan metode Fastboot pada device kalian, dan itu adalah :


Baterai Minimal 50%


Sebenarnya tidak ada patokan resmi terkait jumlah kapasitas sisa baterai pada device Xiaomi ini sebelum kalian melakukan Fastboot, tetapi akan lebih baik jika smartphone kalian memiliki sisa baterai di atas 50% ketika kalian ingin melakukan Fastboot.

Hal ini di karenakan jika sisa baterai kalian tipis, dan kalian melakukan Fastboot, dan ketika di pertengahan proses flashing device kalian mati akibat kehabisan baterai, maka masalah besar akan terjadi pada device kalian, yaitu adalah device kalian menjadi error dan akan sangat sulit untuk di perbaiki lagi.


Pakai kabel USB original


Sama pentingnya seperti kondisi kapasitas baterai, penggunaan kabel USB pada saat melakukan flashing juga sangat penting, karena jika kalian menggunakan kabel palsu atau KW, saat melakukan flashing bisa jadi device kalian terputus koneksinya dari PC, dan ini akan menyebabkan gagal flashing, yang hasilnya seperti yang telah di sebutkan di atas.


Perhatikan Port USB


Masih berkaitan dengan point nomor 2, pada point ini kalian harus memastikan bahwa port USB pada PC atau Laptop kalian berfungsi dengan baik, karena jika tidak maka saat proses flashing device kalian akan terputus dengan sendirinya dari PC, dan hal ini akan menyebabkan gagal flashing dan imbasnya pasti sangat parah.


Ingat informasi Login Mi Account


Kenapa hal ini menjadi penting? adalah karena pada beberapa smartphone yang Mi Accountnya aktif, maka device Xiaomi-nya akan secara otomartis melakukan proteksi, lalu setelah melakukan flash ulang, maka device Xiaomi kalian akan meminta login ke Mi Account kalian lagi, jika kalian lupa dengan Nickname atau Password Mi Account kalian, maka device kalian tidak akan bisa di buka lagi.


Lakukan Backup


Perlu kalian ketahui, dalam metode Fastboot Xiaomi itu, dalam beberapa kasus kalian perlu melakukan Flash ulang yang clean, agar proses flashingnya bisa berjalan dengan normal, jadi melakukan Backup sebelum melakukan Flash Ulang itu hal yang sangat bijaksana untuk di lakukan.

Tetapi, jika device kalian berakhir dalam kondisi bootloop atau hardbrick, mungkin kalian hanya bisa memasrahkan data yang telah ada pada Internal Storage kalian, karena pastinya data ini akan hilang sepenuhnya.

Dengan demikan, beberapa hal di atas ini perlu kalian ingat setiap saat ketika kalian ingin melakukan Fastboot, banyak dari mereka yang menghiraukan hal yang sudah di sebutkan diatas, sebagai hasil akhirnya device mereka tidak tertolong lagi.

Usahakan bagi yang belum berpengalaman dalam urusan melakukan Fastboot pada device Xiaomi, sebisa mungkin mencari dan mempelajari hal penting apa saja yang patut untuk kalian terapkan, sebelum masuk dalam proses flashing. P.AW ~ DRD

Thanks Sudah mampir ke blog Sepintar.com dan sudah membaca artikel berjudul Aturan dasar sebelum melakukan Flashing (Fastboot) di Xiaomi dan Redmi semoga bermanfaat. oh iya orang pintar itu meninggalkan jejak yuuk berkomentar

Comment Policy :
Berkomentarlah secara bijak dan bertanggung jawab.
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti yang di atur dalam UU ITE.
Buka Komentar
Tutup Komentar