Skip to main content

Keistimewaan Candi Borobudur Bangunan Candi yang Begitu Megah



Candi Borobudur terdiri dari tiga bagian, yaitu patung Budha, stupa terawang, dan stupa iduk. Jumlah patung Budha yang ada di Candi Borobudur mencapai 504 buah, sedangkan stupa terawang berjumlah 72 dan sisanya 1 buah berupa stupa induk. Ketiga bagian tersebut membentuk bangunan candi mengagumkan yang luasnya mencapai 15.129 meter persegi.

Bangunan candi yang begitu megah, terdiri dari berjuta-juta balok batu vulkanik dan disatukan menjadi pahatan batu candi yang luar biasa menawan, inilah Candi Borobudur. Candi Borobudur merupakan candi peninggalan kerajaan Budha yang dibangun oleh Dinasti Syailendra pada abad ke 8 masehi. Candi Borobudur menampilkan keindahan arsitektur Gupta yang berasal dari India. Agama Budha memang berasal dari India, maka tak heran jika candi bercorak Budha ini mengadopsi gaya India dalam corak bangunannya.

Candi Borobudur, Keajaiban Dunia dari Indonesia

Sekitar 1 abad setelah Candi Borobudur didirikan, candi ini dijadikan umat Budha sebagai tempat berziarah. Hal ini disebabkan Candi Borobudur diyakini sebagai monumen atau candi terbesar milik umat Budha. Sehingga tidak heran kalau banyak umat Budha dari berbagai negara seperti dari Cina, Kamboja dan India berbondong-bondong datang utuk melakukan ziarah.

Candi Borobudur terletak di Kabupaten Magelang daerah Jawa Tengah. Letaknya yang tak jauh dari Yogyakarta dan Semarang membuat obyek wisata ini ramai dikunjungi oleh wisatawan domestik maupun macanegara. Letaknya juga strategis dan mudah untuk ditemukan, yaitu menghadap hamparan sawah hijau yang luas dan berada di atas area perbukitan.

Keistimewaan lain dari Candi Borobudur adalah candi ini dibangun tanpa meggunakan perekat berupa semen jenis apapun. Semua asli hanya tumpukan batu berelief yang ditumpuk menjadi bangunan candi yang menjulang. Sungguh luar biasa melihat potret candi yang pernah masuk dalam 7 keajaiban dunia ini.

Untuk megetahui sejarah Candi Borobudur ini Anda dapat menyewa pemandu wisata yang mampu menjelaskan sejarah candi ini secara lengkap. Namun tanpa menyewa pemandu pun Anda mampu untuk mengetahui sejarahnya dengan melihat berbagai relief yang terukir di badan candi. Relief ini menceritakan mengenai kehidupan dewa-dewa Budha pada masa lampau dan kebaikan-kebaikan yang dapat dilakukan manusia pada masa sekarang, tentuya sesuai dengan ajaran Budha.

Relief-relief candi terdiri dari 3 bagian, yaitu Kamadhatu, Rupadhatu, dan Arupadhatu. Kamadhatu mencerminkan murka, hawa nafsu, dan kejahata yang dapat menjerat seseorang masuk neraka. Rupadhatu meggambarkan bahwa manusia dilepaskan dari hawa nafsu dan hal dunia. Arupadhatu berarti negeri khayangan yang merupakan tempat tinggal Sang Budha.

Untuk dapat sampai ke lokasi candi yang mengagumkan ini, Anda dapat menggunakan kendaraan pribadi atau menyewa kendaraan khusus. Dari Yogyakarta, candi ini hanya berjarak kurang lebih 1 km saja. Di daerah Candi Borobudur juga terdapat beberapa hotel dan penginapan yang letaknya tidak berada tidak jauh dari komplek Candi Borobudur.

Candi Borobudur merupakan candi warisan sejarah yang selayaknya kita jaga. Semoga artikel ini bisa menambah wawasan anda.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar